Jumat, 05 Agustus 2011

Puisi Terakhir Soe Hok Gie


Ada orang yang menghabiskan waktunya ke Mekkah
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Mirasa

Tapi aku ingin menghabiskan waktu ku di sisi mu... sayangku...

Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mandala Wangi

Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danau
Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biapra

Tapi aku ingin mati di sisi mu... Manis ku...

Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya,
Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu

Mari sini sayang ku...

Kalian yang pernah mesra,
Yang pernah baik dan simpati pada ku,
Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung...

Kita tak pernah menanamkan apa-apa
Kita tak kan pernah kehilangan apa-apa

Nasib terbaik adalah tak pernah dilahirkan
Yang kedua, dilahirkan tapi mati muda
Dan yang tersial adalah berumur tua
Berbahagialah mereka yang mati muda

Mahluk kecil...
Kembalilah dari tiada ke tiada...
Berbahagialah dalam ketiadaan mu...

--Soe Hok Gie--
[presented by Nicholas Saputra in  the film "Gie"]

Cahaya Bulan


Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku
Kabut tipis pun turun pelan pelan di Lembah Kasih
Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap
Kau dekaplah lebih mesra
Lebih dekat
Apakah kau masih akan berkata
Kudengar detak jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta

Cahaya bulan menusukku
Dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
Bagaikan letusan berapi
Membangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri
Mencari jawaban kegelisahan hati

--Soe Hok Gie--
[presented by Nicholas Saputra in  the film "Gie"]

Rabu, 03 Agustus 2011

Kangen



Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
karna cinta telah sembunyikan pisaunya.
Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api.

--WS Rendra--
[presented by Reza Rahadian in the film "3 Hati 2 Dunia 1 Cinta"]

Kamis, 07 Juli 2011

Sore Sore

                               sumber gambar : here

Angin tak begitu
membelai lelah sang sukma
lalu lalang terpandang
tak satupun memikat
hanya oranye yang memikat
menerka jenaka dirasa
melambai usai suatu hari
hari ini sore tadi

--stephop--

Senin, 04 Juli 2011

Janji

                     sumber gambar : here


Katanya menjuntai
mendecap akan esok
tujuan hidup lagi
pengisi esok
ingkar tanda angin
tepatilah untuk Tuhan
karena Tuhan pasti ada
...
Kau sudah berjanji

--stephop--

Hujan

                      sumber gambar : here

air itupun hujan
berjatuhan bebas
riang dibawah
dan aku
menunggu hujan

--stephop--

Gradasi Langit

                     sumber gambar : here


Menengadah ke atap dunia
biru masa depan berharap
putih awan menghadang
apalagi mendung

Biru, biru, biru
burung itu berseru
tertawa mengejek bawah

makin ke bawah menghitam
tempat pengharap langit
dimana si pengadah
berharap mengharap
Gradasi Langit Membiru

--stephop--