jari jari kecil ini siap bertemu kemarau, saat aku buka gorden gorden april bersama fajar, rintik hujan kembali datang, menumbuhkan rindu rinduku yang semakin berkecambah, sudah siap tenggorokan ini menelan getir getir di kemarau nanti, tapi hujan masih kembali mungkin hanya bersapa. Aku begejolak. menanti hujan untuk kemarau.
1 komentar:
jari jari kecil ini siap bertemu kemarau, saat aku buka gorden gorden april bersama fajar, rintik hujan kembali datang, menumbuhkan rindu rinduku yang semakin berkecambah, sudah siap tenggorokan ini menelan getir getir di kemarau nanti, tapi hujan masih kembali mungkin hanya bersapa. Aku begejolak. menanti hujan untuk kemarau.
Posting Komentar